Asuransi kesehatan di Indonesia saat ini disediakan baik oleh Pemerintah
maupun swasta. Pemerintah melalui program Askeskin (asuransi kesehatan
masyarakat miskin) menjamin biaya kesehatan sampai jumlah tertentu bagi
para penduduk miskin pemegang kartu Askeskin. Para pegawai negeri juga
dijamin biaya kesehatannya oleh Pemerintah melalui PT Askes yang
preminya dibayar melalui pemotongan gaji PNS.
Bila Anda bukan penduduk miskin dan bukan pegawai negeri, Anda dapat
membeli program asuransi komersial yang banyak diselenggarakan oleh
perusahaan swasta nasional maupun asing. Bahkan, PT Askes juga
menyediakan program “kepesertaan sukarela” bagi para pegawai di sektor
swasta.
Asuransi kesehatan komersial dapat dibeli oleh individu maupun kelompok
(kumpulan). Karena pertimbangan administratif dan risiko, kebanyakan
produk asuransi kesehatan hanya boleh dibeli oleh kelompok, bukan orang
per orang. Berikut adalah beberapa jenis biaya layanan kesehatan yang
dapat dijamin oleh asuransi:
1. Rawat Jalan
Asuransi rawat jalan meng-cover biaya dokter, diagnosis/lab, dan obat.
Besarnya biaya yang ditanggung biasanya ditentukan dengan limit maksimum
untuk masing-masing komponen per kunjungan/per tahun dan frekuensi
maksimum kunjungan dalam satu tahun. Pembatasan juga dapat diberlakukan
dengan mewajibkan rujukan dokter umum sebelum kunjungan ke dokter
spesialis, atau pertanggungan hanya diberikan bila pelayanan kesehatan
dilakukan oleh penyedia layanan (provider) yang terdaftar.
Asuransi rawat jalan biasanya hanya diberikan kepada peserta asuransi
kumpulan dan menjadi manfaat tambahan asuransi rawat inap. (Dengan kata
lain, tidak bisa dibeli oleh orang per orang dan harus menjadi satu
dengan asuransi rawat inap).
2. Rawat Inap
Asuransi rawat inap meng-cover biaya rawat inap di rumah sakit, yang
meliputi biaya kamar, jasa dokter, obat-obatan, laboratorium/penunjang
diagnostik, pembedahan, dll. Penggolongan asuransi rawat inap biasanya
dilakukan berdasarkan kelas kamar, misalnya dari kelas kamar terendah
(kelas III) sampai kelas VIP atau VVIP. Untuk masing-masing golongan
kelas, ada batasan-batasan maksimum yang ditanggung asuransi untuk biaya
kamar perawatan, biaya obat, pembedahan, dll. Biaya pembedahan sendiri
masih akan dibagi berdasarkan minor, sedang atau mayor. Jadi, misalnya,
orang yang memiliki asuransi rawat inap kelas III akan memiliki maksimum
biaya operasi mayor yang jauh lebih rendah dibandingkan peserta kelas
VIP.
Asuransi rawat inap bisa dibeli secara kumpulan maupun individu. Khusus
untuk asuransi individu, kita bisa memilih apakah jenis asuransinya
bersifat penggantian atau tunjangan. Asuransi penggantian (indemnity
insurance) adalah asuransi yang memberikan penggantian biaya yang kita
keluarkan sesuai tagihan rumah sakit. Asuransi tunjangan (cash plan)
memberikan tunjangan pendapatan dalam jumlah tertentu untuk setiap hari
dirawat di rumah sakit, tidak peduli berapa biaya yang sebenarnya kita
keluarkan.
3. Asuransi Melahirkan (Maternity)
Asuransi melahirkan menanggung biaya kesehatan selama persalinan dan
biasanya hanya diberikan kepada sekelompok wanita usia subur dengan
jumlah keanggotaan minimal tertentu. Bila Anda sedang hamil, Anda tidak
dapat didaftar sebagai peserta asuransi melahirkan. Anda juga tidak bisa
membeli asuransi melahirkan secara perorangan.
Manfaat asuransi melahirkan dibedakan antara manfaat untuk operasi
caesar dan persalinan normal. Besarnya maksimum biaya yang ditanggung
untuk keduanya berbeda dan tergantung pada jumlah premi yang dibayarkan.
4. Asuransi Perawatan Gigi
Asuransi perawatan gigi menanggung biaya perawatan gigi rutin dan
pembedahan yang sifatnya bukan kosmetik. Karakteristik asuransi
perawatan gigi seperti asuransi rawat jalan di mana limit manfaatnya
dipilah berdasarkan biaya dokter, obat, dan layanan lainnya.
5. Asuransi Kacamata
Asuransi kacamata menanggung biaya kacamata, lensa dan frame. Biasanya
pihak asuransi akan membatasi frekuensi penggantian kacamata dalam satu
periode pertanggungan, hanya lensa saja atau hanya frame saja.