Menekuni dua peran yang berbeda, tentunya bukan urusan mudah bagi
sebagian besar masyarakat Indonesia. Tantangan ini pula yang sering
memaksa para pemula, hingga harus menyerah di tengah jalan ketika
menjalankan bisnis sampingan.
Sebab, sebagai seorang karyawan, pelajar, mahasiswa, ataupun ibu
rumah
tangga, pastinya kita dituntut untuk tetap fokus dalam menyelesaikan
rutinitas harian yang kita miliki, sehingga untuk mengembangkan bisnis
sampingan kita harus pintar-pintar membagi waktu, tenaga, dan pikiran
agar keduanya bisa berjalan dengan seimbang.
Karena itu, untuk memudahkan para pemula dalam menjalankan bisnis sampingan, berikut kami informasikan 5 tips pemasaran untuk bisnis sampingan yang bisa Anda praktekan tanpa mengganggu rutinitas harian yang harus Anda kerjakan.
1. Promosi ke orang-orang terdekat
Sebagai permulaan, Anda bisa mulai mempromosikan bisnis sampingan yang
sedang dijalankan kepada orang-orang di sekitar Anda. Misalnya saja
menawarkannya kepada rekan kerja Anda, teman sekolah ataupun kuliah,
keluarga besar Anda, tetangga sekitar, serta memperkenalkan produk
unggulan Anda ke komunitas yang Anda miliki. Melalui strategi promosi word of mouth (dari mulut ke mulut), bisnis Anda bisa dikenal banyak orang dan mendatangkan keuntungan yang maksimal.
2. Memanfaatkan sosial media untuk memperluas pemasaran
Melihat perkembangan bisnis online
yang semakin hari kian menjanjikan, tidak ada salahnya bila Anda
memanfaatkan sosial media yang berkembang saat ini untuk memperluas
pemasaran bisnis Anda. Jangkauan pasarnya yang tak terbatas jarak dan
waktu, serta mudahnya akses internet di sekitar kita, cukup membantu
Anda untuk memasarkan bisnis sampingan di sela-sela padatnya jadwal
harian yang Anda miliki.
3. Menjalin kerjasama dengan para reseller
Ketika waktu, tenaga, dan pikiran kita cukup terbatas, maka alternatif
lain yang harus kita lakukan yaitu mencari sambungan tangan untuk
memasarkan produk unggulan yang kita miliki. Dalam hal ini, tentunya
kita bisa membuka peluang kerjasama dengan para reseller di berbagai
daerah untuk mengoptimalkan penjualan produk yang kita tawarkan. Semakin
banyak jumlah reseller yang Anda miliki, maka semakin besar pula
tambahan penghasilan yang bisa Anda dapatkan setiap bulannya.
4. Memilih sistem konsinyasi (titip jual)
Selain mencari reseller di berbagai daerah, Anda juga bisa memilih strategi pemasaran
titip jual (konsinyasi) ke beberapa toko, warung, kantin, atau pusat
perbelanjaan yang ada di sekitar tempat tinggal Anda. Dalam menjalankan
sistem tersebut, kedua belah pihak sama-sama diuntungkan sehingga banyak
toko, warung, maupun pusat perbelanjaan yang dengan senang hati
menerima titipan produk dari para produsen maupun distributor. Sebab
mereka tidak menanggung resiko kerugian ketika barang tidak laku
terjual, dan bisa mengembalikan sisa dagangan kepada para produsen
maupun distributor yang bersangkutan.
5. Mengisi waktu libur untuk membuka lapak di lokasi strategis
Terakhir, Anda juga bisa memanfaatkan waktu libur yang ada untuk membuka
lapak dagang di beberapa titik strategis yang ada di sekitar tempat
tinggal Anda. Misalnya saja dengan berjualan di depan rumah Anda,
membuka lapak dagang di pasar kaget yang sering bermunculan setiap akhir
pekan, atau mengikuti kegiatan bazaar dan pameran UKM yang sering
diadakan pihak swasta maupun pemerintah.
Nah, setelah membahas kelima tips pemasaran bisnis sampingan di atas,
kini giliran Anda untuk mengaplikasikannya langsung dalam menjalankan
sebuah usaha. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.